Analisis GBP/USD Grafik 5M

Pasangan mata uang GBP/USD menunjukkan sedikit pemulihan pada hari Senin, yang dalam kondisi tertentu bahkan dapat menandai awal tren naik yang baru. Penting untuk diingat bahwa kami tidak menganggap tren naik pada euro dan pound, yang dimulai pada 2022 dan 2025, sudah benar-benar berakhir. Selama sebulan terakhir, faktor geopolitik sangat membantu dolar, tetapi hal ini tidak akan mendukungnya selamanya. Cepat atau lambat, pasar akan mengalihkan fokusnya ke faktor-faktor lain. Di antara faktor lain yang menguntungkan dolar, saat ini tidak ada yang menonjol. Akibatnya, kita telah menyaksikan penurunan signifikan pada mata uang Inggris selama 4–6 minggu terakhir, yang sebenarnya bisa saja dihindari. Namun ke depan, apa yang akan mendukung kenaikan berkelanjutan mata uang Amerika? Tentu saja, jika situasi di Timur Tengah jauh memburuk daripada kondisi saat ini, kenaikan baru dolar sangat mungkin terbentuk. Namun, tampaknya pasar sudah memperhitungkan semua skenario paling negatif.
Dari sudut pandang teknikal, tren menurun pada time frame per jam masih berlanjut dan tidak menimbulkan pertanyaan. Harga berada di bawah garis-garis indikator Ichimoku dan garis tren. Dengan demikian, sebelum terjadi penembusan ke atas ketiga garis tersebut, sulit untuk membahas awal tren baru. Kenaikan mata uang Inggris pada hari Senin tanpa dukungan faktor fundamental atau makroekonomi merupakan sinyal yang baik, tetapi sangat mungkin hanya merupakan koreksi semata.
Pada time frame 5 menit, sinyal-sinyal trading pertama baru terbentuk pada malam hari. Sayangnya, harga tidak membentuk sinyal beli di area 1,3201–1,3212, meleset hanya beberapa poin. Namun, bagaimanapun juga, sinyal ini akan terbentuk di persilangan antara hari Jumat dan Senin, sehingga sangat sulit untuk dimanfaatkan.
Laporan COT
Laporan COT untuk pound sterling menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, sentimen trader komersial terus berubah. Garis merah dan biru, yang mencerminkan posisi bersih trader komersial dan nonkomersial, sering kali saling berpotongan dan sebagian besar berada dekat level nol. Saat ini, garis-garis tersebut mulai melebar, dengan trader nonkomersial masih mendominasi dengan... posisi jual. Namun, dengan mempertimbangkan peristiwa di Timur Tengah, tidak mengherankan jika permintaan terhadap mata uang yang lebih berisiko menurun sementara permintaan terhadap dolar meningkat.
Dalam jangka panjang, dolar terus melemah akibat kebijakan Donald Trump, yang terlihat jelas pada timeframe mingguan (ilustrasi di atas). Perang dagang akan terus berlanjut dalam satu atau lain bentuk untuk waktu yang lama, dan The Fed, dalam kondisi apa pun, akan memangkas suku bunga dalam 12 bulan ke depan. Permintaan terhadap dolar, cepat atau lambat, akan menurun. Namun, faktor geopolitik saat ini menjadi prioritas, sehingga memberikan dukungan kuat bagi mata uang Amerika. Menurut laporan COT terakhir (tertanggal 10 Maret) untuk pound sterling, kelompok "Nonkomersial" menutup 10.200 kontrak BELI dan membuka 1.200 kontrak JUAL. Dengan demikian, posisi bersih trader nonkomersial berkurang lagi sebanyak 11.400 kontrak dalam sepekan.
Analisis GBP/USD Grafik 1 Jam
Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD sebenarnya sudah bisa berbalik membentuk tren naik sejak lama, tetapi faktor geopolitik terus menekan pound sterling. Meskipun terjadi penurunan yang cukup tajam pada Februari–Maret, kami masih menganggapnya sebagai sebuah koreksi. Timeframe harian dengan jelas masih mengindikasikan terjaganya tren naik. Sayangnya, geopolitik sangat sulit diprediksi dan dapat menutupi semua faktor lain.
Untuk 17 Maret, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3096–1,3115, 1,3201–1,3212, 1,3307, 1,3369–1,3377, 1,3437, 1,3533–1,3548, 1,3615, 1,3671–1,3681, 1,3751–1,3763. Garis Senkou Span B (1,3412) dan Kijun-sen (1,3350) juga dapat berfungsi sebagai sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan level Stop Loss ke titik impas setelah harga bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.
Pada hari Selasa, tidak ada peristiwa atau rilis data penting yang dijadwalkan di Inggris, sementara di AS hanya akan dirilis laporan ketenagakerjaan mingguan ADP. Perlu diingat bahwa laporan ini belakangan diterbitkan dalam dua versi: bulanan dan mingguan. Pasar selama ini cenderung mengabaikan versi bulanan yang sebenarnya lebih penting. Oleh karena itu, versi mingguan bahkan bukan indikator sekunder, melainkan tersier.
Rekomendasi Trading:
Pada hari Selasa, trader dapat mempertimbangkan posisi jual baru dengan target 1,3201–1,3212 jika pasangan ini menguatkan posisi di bawah 1,3307 atau memantul dari garis kritis. Posisi beli relevan dengan target di 1,3350, 1,3369–1,3377, dan 1,3412 jika harga menguatkan posisi di atas 1,3307.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
Level harga support dan resistance – garis tebal merah menunjukkan kemungkinan area tempat pergerakan berakhir. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis indikator Ichimoku yang dialihkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Ini adalah garis yang kuat.
Level ekstrem – garis tipis merah menunjukkan tempat harga sebelumnya memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT – ukuran posisi bersih masing-masing kategori pelaku pasar.